Rabu, 28 Desember 2011 0 comments

Ingin Hilang Ingatan

by : Rocket Rockers

Menghilanglah dari kehidupanku
enyanhlah dari hati yg tlah hancur
kehadiran sosokmu kan menyiksaku
biarkan disini ku menyendiri

Pergilah bersamanya disana
dengan dia yg ada segalanya
bersenang-senanglah sepuasanya
biarkan disini ku menyendiri

Terlintas keinginan tuk dapat
hilang ingatan agar semua terlupakan
dan ku berlari sekencang-kencangnya
tuk melupakan mu yg tlah berpaling

Disini,Kembali
kau hadirkan ingatan yg seharusnya kulupakan
Dan kuhancurkan adanya...
Disini,Kembali
kau hadirkan ingatan yg seharusnya kulupakan
Dan kuhancurkan adanya.....

Letih disini...
kuingin hilang ingatan
Letih Disini.....
kuingin hilang ingatan
________________________________________

ehm, oke, saya paham banget sama makna lagu ini.
tapi saya bener2 gak paham sama video klipnya,
karena saya jadi bingung sebenernya saya harus empati sama penyanyinya atau sama objek lirik ini.. --"
Sabtu, 17 Desember 2011 1 comments

S on FB


Sebuah pengakuan dari seorang stalker yang identitasnya tidak ingin dipublikasikan.

Dan beliau juga menceritakan beberapa hal ceroboh nan konyol yang mungkin dilakukan para stalke, contohnya antara lain :
1. Menstalking foto sasaran kemudian tanpa sengaja memencet tombol like
2. Bermaksud mengupdate status, namun salah, sang stalker justru mempostkannya di wall fb sasaran
3. Stalker yang bermaksud melakukan searching fb sasaran, namun salah penempatan dan justru menjadi updatean status fbnya sendiri (dengan nama si sasaran)
4. Tanpa sengaja mengklik tombol poke yang ada di profile fb sasaran
5. Apabila stalker mengenal sasaran, tanpa sadar ketika berinteraksi, alive stalker bercerita panjang lebar yang isinya kelewat tahu tentang kehidupan sasaran
6. dan lain-lain (hayo yang ngerasa, ngaku ;D)

tapi dari enam poin tersebut, yang mempunyai prognosis paling ringan adalah poin ketiga dengan fasilitas delete post di facebook sehingga tidak ada barang bukti yang tersisa. Sementara itu poin satu hingga empat semuanya buruk karena menyisakan barang bukti di notification sasaran. Untuk poin kelima, mudah saja berkelit apabila stalker mempunyai kemampuan bicara yang lihai.

Well, ini sekedar share dari kawan saya yang notabene adalah stalker amatiran, sudah dapat izin untuk dipostkan di blog ini xD

CMIIW
Kamis, 17 November 2011 0 comments

Serupa Tapi Tak Sama (2)

Di tengah kegalauan saya menghadapi ujian, tengah malam, sambil denger lagu-lagu owl city dan merapikan slide-slide parasitology yang naudzubilah banyak banget, sesekali sebagai selingan saya juga online untuk ngecek forum RP, tiba-tiba visualisasi salah satu karakter di sana yang pake karakter cukup akrab (tebakan saya sih Lionel Messi tapi belum cek ke daftar visualisasi) menyadarkan saya pada satu fakta.

Adam Young (Owl City) ini mirip sama Lionel Messi (pemain bola) ya?

Search ke google, dibahas di kaskus, dan emang bahkan si Adam sendiri mengakuinya. Sebagai kelakar dia malah update blog bercerita perjalanan hidupnya dengan saudaranya si Lionel Messi itu. Kenyataannya banyak yang bilang itu cuma lelucon si Adam aja, padahal aslinya Adam Young ini anak tunggal. Entah kalo respon dari Messi saya belum nemu. Kalau permasalahan apakah mereka benar-benar bersaudara dari ayah atau ibu yang berbeda, itu masih dipertanyakan, agaknya sih cenderung bukan, karena kenyataannya memang banyak public figure yang punya tampilan fisik serupa. Saya sendiri gak terlalu berminat untuk cari tahu lebih lanjut mengingat saya gak ngefans dengan kehidupan keduanya, yang saya sukai adalah personality mereka yang down to earth dengan ability yang terbilang mengagumkan.


  
 kiri : Adam Young, kanan : Lionel Messi

referensi :
Selasa, 15 November 2011 0 comments

Hari ujian, dan Pengalih Kedepresian Saya Usainya...


Jadi ceritanya kalau ujian saya galau. Kalau udah galau saya gak bisa belajar. Makanya sebenernya gak heran kalau saya jarang banget dapat nilai yang muluk-muluk. Ditambah lagi belakangan ini saya lagi mengagumi orang yang berpikiran free, dimana nilai bukan segalanya bagi beliau. *abaikan*

Dan di hari ini lah ujian praktikum parasitologi dilaksanakan. Apa yang saya pelajari bukanlah slide yang sebenernya merupakan kisi-kisi ujian dari asdos, melainkan menghapal modul dua buah buku. Seharusnya yang diutamakan memang mempelajari foto-foto preparat, entah preparat praktikum atau preparat slide, yang jelas mahasiswa dituntut untuk mengetahui bentuk riil (bukan sketsa) dari spesies-spesies yang jadi materi di praktikum selama satu blok ini. Bodohnya saya hanya mempelajari tulisan dan gambar sketsa, karena sejatinya saya terlalu malas untuk mencari softcopynya. Jadi softcopy foto preparat baru saya dapatkan pagi hari jam 5, sementara ujian jam 1 siang, sedangkan preparat ada terlalu banyak sampai menghabiskan 2 buku modul.

Skip cerita, sampailah usai ujian. Kecewa? Banget. Apa yang saya pelajari dari kemarin hampir gak ada yang jadi soal. Sumpah saya frustasi. Belum lagi dosen meminta tukar lembar jawaban untuk langsung dikoreksi bersama. Ketahuan lah betapa banyaknya ketololan saya dalam menjawab soal-soal tersebut. Akhirnya saya langsung pulang begitu udah diizinkan, peduli demit siapa yang periksa lembar jawaban saya, paling-paling dari 84 soal itu jawaban benar saya gak bakal mencapai 50 %nya, lagipula saya udah laper, dari pagi belum makan. Jadi mahasiswa 2009 yang paling pertama pulang usai ujian adalah saya.

Sampai di warung makan terdekat, pesan makanan paketan yang murah dibungkus. Ada kakak tingkat pula di sana, dari awal udah saya liatin supaya bisa nyapa (soalnya kalo ngga, biasanya dibilang adek tingkat belagu), tapi kakak tersebut gak noleh-noleh, jadi saya capek ngeliatin beliau terus.

Nunggu makanan siap dibungkus saya duduk, dan untuk mengalihkan emosi, saya buka hp, sms adek tingkat saya soal kegalauan saya di organisasi kampus. Waktu mas-mas yang ngebungkus udah mau selesai dan kebetulan kakak tingkat itu juga udah mendekat ke meja konter, saya mulai keberadaan uang dalam dompet. Dicari dalam tas, dompet hitam... dompet hitam...

Dompet hitam...

Gak kebawa. What a shitty moment! Saya gak bisa serta merta pinjam uang sama kakak tingkat (laki-laki) yang kebetulan juga gak saya kenal. Sadar bahwa cepat atau lambat saya memang harus pulang ngambil dompet saya itu, jadi gak pake ulur-ulur waktu saya menghampiri meja konter untuk menghadap mas-mas yang sebenernya juga belom selesai ngebungkus makanan.

"Mas, maaf mas, dompet saya ketinggalan. Saya pulang dulu ngambil dompet, tasnya saya tinggal disini ya".

Di depan kakak tingkat, dan mas-mas itu entah karena kaget gak menduga kejadian ini atau karena tampang saya yang kayanya melas-melas najong, jadi nyengir kecil. Saya tahu, saya terima, bahkan saya memaklumi apabila dua insan itu kemudian terbahak-bahak di depan saya. Jadi singkirkan terkaan-terkaan negatif itu dan yang penting saya bisa membayar sesuai harga, jadi saya langsung bawa motor dan pergi pulang ke kosan.

Turun motor-buka kunci kamar-ambil dompet-kunci kamar-naik motor lagi

Ke warung makan yang tadi lagi, saya serahin uang 9000 (5000an, 2000an dua). Seharusnya harganya 7500, kebetulan baik saya maupun warung tersebut gak ada receh, akhirnya saya cuma disuruh bayar 7000 sama mas-mas itu. Alangkah baiknya. Dan saya bersyukur mas-masnya bukan tipikal selengekan yang ngejengkelin, serius, beliau kalem banget. Terus saya juga bersyukur kakak tingkat saya udah pulang ternyata. Dan saya bersyukur untuk jarak kosan saya yang gak jauh dari warung makan. Terakhir, saya bersyukur dikasih diskon makanan, walaupun harus dengan menahan sedikit malu :)

Setidaknya dengan kejadian ini, kefrustasian saya sama ujian parasit bisa disingkirkan untuk persiapan menghadapi ujian-ujian berikutnya :D
Sabtu, 12 November 2011 0 comments

My "Side Job"

Saya suka desain, ya, nyata sekali akibat terlalu banyak bergabung dalam forum-forum cyber yang sering memamerkan desain sebagai salah satu bentuk aktualisasi diri. Jadi ucapan terima kasih yang tak hingga seharusnya saya haturkan terlebih dahulu pada sekian banyak desainer-desainer grafis otodidak yang hobi ngutak-atik foto-foto artis/aktor untuk pembuatan signature di forum.

Kemudian menindaklanjuti pernyataan kawan saya yang berkata demikian, "kalau dapat inspirasi desain dari orang, lo juga harusnya ngupload karya-karya lo biar bisa nginspirasiin orang", maka berikut saya upload beberapa desain yang pernah saya buat. Masih amatir, mohon jangan menertawai :) , tapi paling tidak tujuan penguploadan ini dapat terwujud.

Logo :
Logo WaJan, wirausaha yang bergerak dalam asesoris komputer

Logo Pedis, wirausaha yang menjual berbagai aksesoris dengan lambang kedokteran

Logo Thymus, acara Dies Natalis FK Unila ke 8

Banner :
Rencana banner acara Jalan Sehat dalam Dies Natalis FK Unila ke-8

Rencana banner acara Aksi Simpatik Anti Rokok dalam Dies Natalis FK Unila ke-8

Banner acara Donor Darah dalam Dies Natalis FK Unila ke-8

Banner acara FSI Ibnu Sina FK Unila

Banner acara THYMUS (The Eight Years Medical Faculty Lampung University
Segitu dulu, tambahannya menyusul, masalahnya internet modem ini lemot... haha
0 comments

Printer Resetter

Sempet dapet permasalahan dari printer BEM yang sekian lama gak dipake. Berhubung saya bertanggung jawab untuk semua peralatan di ruang sekretariat, jadi saya bawa printer itu (Canon ip 1880) ke tempat servis terdekat. Menurut mas2 tekhnisinya, memori printer udah penuh, dan waktu saya coba searching, kenyataannya memang semua printer dilengkapi dengan memori yang disebut EEPROM (coba tanya tante wiki untuk lebih jelasnya). Jadi mas2 itu bilang printer atas-nama-gw ini perlu direset. Web official canon gak menyediakan software untuk ngereset ini, jadi saya cari lewat forum2, ketemu lah software buat ngereset memori itu. Dan ternyata e ternyata, filenya gak sampe 1 mb, dan terlalu simpel untuk dinominalkan 35rb!!!

Buat kenang2an, jadi saya upload ulang di 4shared. Pemakaiannya juga kelewat simpel. Jadi cuma perlu tekan tombol reset di tab EEPROM, dan printernya jinak lagi ^^v

download ip-tool
pass : gratis
untuk Canon iP 1200, 1300, 1600, 1800, 1880, 2200, 2500

*CMIIW
Jumat, 14 Oktober 2011 1 comments

You're Beautiful


My life is brilliant.
My love is pure.
I saw an angel.
Of that I'm sure.
She smiled at me on the subway.
She was with another man.
But I won't lose no sleep on that,
'Cause I've got a plan.

You're beautiful. You're beautiful.
You're beautiful, it's true.
I saw your face in a crowded place,
And I don't know what to do,
'Cause I'll never be with you.

Yeah, she caught my eye,
As we walked on by.
She could see from my face that I was,
Flying high, And I don't think that I'll see her again,
But we shared a moment that will last till the end.

You're beautiful, it's true.
There must be an angel with a smile on her face,
When she thought up that I should be with you.
But it's time to face the truth,
I will never be with you.

disadur dari lirik asli lagu You're Beautiful - James Blunt dengan sedikit perubahan

I love the part when he said "Cause I'll never be with you", and continued with, "You're Beautiful". For heaven sake, that was a very pure compliment! It's like when you're adoring someone for real, but it's not because there is no chance, there's just too much things that you couldn't explain for why you didn't make a move. Then, in every moment you saw them, you're just hiding the compliment words deep inside your heart. No one notice, but God, and the person you adore.
Jumat, 19 Agustus 2011 0 comments

Lirik Lagu Lengkap Indonesia Raya

I
Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku.
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu!
Hiduplah tanahku, Hiduplah neg’riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
 Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.
II
Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya.
Di sanalah aku berdiri,
Untuk s’lama-lamanya.
Indonesia, tanah pusaka,
P’saka kita semuanya,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.
Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya!
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.
III
Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri,
N’jaga ibu sejati.
Indonesia, tanah berseri,
Tanah yang aku sayangi,
Marilah kita berjanji,
Indonesia abadi.
S’lamatlah rakyatnya,
 S’lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Neg’rinya, 
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.
Refrain
Indonesia Raya!
Merdeka! Merdeka!
Tanahku, neg’riku yang kucinta!
Indonesia Raya!
Merdeka! Merdeka!
Hiduplah Indonesia Raya!

Inspired by fuckyeahmahasiswa.tumblr.com
Selasa, 16 Agustus 2011 0 comments

I Started A Joke



I started a joke, which started the whole world crying,
but I didn't see that the joke was on me.

I started to cry, which started the whole world laughing,
If I'd only seen that the joke was on me.

I looked at the skies, running my hands over my eyes,
and I fell out of bed, hurting my head from things that I'd said.

Til I finally died, which started the whole world living,
oh, if I'd only seen that the joke was on me.

(c) Bee Gees
Minggu, 07 Agustus 2011 0 comments

ROLE PLAY Forum

Pernah dengar? Belum? Mari, mari saya jelaskan sedikit. Jadi kalau anda senang menulis fiksi, senang membuat sebuah karakter dalam benak anda dengan visualisasi yang sudah anda tentukan (sejenis fanfic), atau anda membayangkan karakter anda mempunyai wajah secantik atau setampan artis-artis hollywood maupun anime-anime kesayangan anda tapi punya sifat sekejam psikopat, maka forum roleplay mungkin menjadi salah satu wadah yang cocok untuk menuangkan ide-ide brilian anda.

Berikut forum-forum roleplay yang pernah saya ikuti :
- Hogwarts dan dunia Harry Potter : http://indohogwarts.co.nr/
- Hogwarts tanpa Harry Potter : http://btmrpg.co.nr
- Beauxbatons : http://s1.zetaboards.com/Beauxbatons_rpg/index/
- Indo Salem (sekolah sihir bkn Hogwarts) : http://s4.zetaboards.com/indo_salem/
- Atlantis (intitut teknologi dalam kota Atlantis) : http://s4.zetaboards.com/atlantis/

Cara mainnya mudah, anda tinggal post sebuah topik yang berisi deskripsi apa yang karakter anda sedang lakukan. Kemudian tunggu saja, nanti member lain akan memposting balasan yang berisi interaksi karakter mereka dengan karakter anda. Begitu seterusnya anda akan berbalasan. Plot cerita bisa direncanakan bisa juga mengalir sekehendak para member yang tergabung dalam topik tersebut. Biasanya lebih menarik topik-topik yang mengalir seperti air karena dengan begitu setiap PM (Puppet Master, sebutan bagi anda) lebih bersemangat untuk mengarahkan suatu plot sesuai apa yang direncanakan. Tapi juga kekurangannya plot seperti itu kebanyakan tidak selesai, dan plot bisa berubah dari yang direncanakan. Berdasarkan tipe plot ini, maka suatu topik dibedakan menjadi open, invited, dan closed. Saya blm pernah ikut ataupun membuat topik closed dan invited. Tapi untuk yang open, adalah topik yang mempunyai plot bebas seperti yang saya jelaskan di atas tadi.

Baru-baru ini saya bergabung dengan RPF Atlantis, dan tiba-tiba inbox saya berisi satu surat dari seorang member baru disana. Awalnya ia mengira saya adalah murid dari sebuah sekolah dimana ia bersekolah, tapi kemudian kami meneruskan obrolan meskipun kami tidak saling kenal dalam Real World (RW). Ketika saya tanya-tanya, ternyata RP sudah menjadi semacam ekskul disana. Menurut saya sekolah mereka sangat kreatif, karena sebenarnya dengan aktif dalam forum ini bisa melatih penggunaan bahasa indonesia yang baik karena kebanyakan forum RP memberikan peraturan tersebut. Tentu saja bagi yang belum pernah menulis fiksi atau menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar dalam membuat cerita fiksi tidak dilarang untuk bergabung. Perlahan-lahan belajar dengan sering aktif dalam forum tersebut, memperhatikan bagaimana member lain menggunakan bahasa indonesia, dan mulai mengoreksi tulisan sendiri, maka anda akan bisa menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar dengan gaya anda sendiri. Selain itu, dengan memposting di forum ini bisa melatih kepercayaan diri anda untuk menjadi penulis dan mempublikasikan karya-karya anda.

Ada juga komunitas/forum yang mengumpulkan para puppet master untuk berbicara sebagai PM. Di tempat ini para PM bebas berinteraksi membahas soal RP maupun RW. Salah satu forum yang saya tahu sebagai tempat kumpulnya para PM, yaitu coffe house : http://s1.zetaboards.com/coffeehouse/

Berikut saya berikan sedikit kutipan RP yang terjadi antara dua karakter dalam forum Indo Salem yang dimainkan oleh Elly E. Montgomery dan Han R. Eisenfold. Setting : ruang kelas transfigurasi kelas I dimana Han dan Elly berasal dari asrama yang sama.

 
 Elly E. Montgomery
Satu teriakan ingin sekali diucapkan oleh Elly saat ini, melihat ia sudah memasuki kelas-yang-entah-keberapa setelah ia diterima menjadi murid Salem. Pandangannya mengacu pada seisi kelas, melihat satu persatu temannya yang melakukan berbagai macam aktivitas. Elly sendiri hanya mendengarkan sang guru transfigurasi yang masih berdiri sambil mengucapkan sepatah dua patah kata yang hanya dibalas oleh gadis bersurai pirang itu dengan anggukan kecil.

Jangan tanyakan apa ia mengerti. Elly sama sekali tidak mengerti apa itu transfigurasi. Walaupun ia asli keturunan pureblood, ia sama sekali tidak pernah mendengar kedua orangtuanya bercerita tentang apa itu transfigurasi bla bla. Yang pernah ia dengar mungkin tentang dunia sihir. Ah, payah.

Sekali lagi memandangi teman-temannya satu persatu. Maksudnya untuk mengenali teman-temannya sesama asrama Carnegies maupun asrama Parthian. Menyadari bahwa tidak akan ada murid yang berasal dari Bourdon, Elly hanya menunduk.

Fleur tidak akan ada disini.

Yeah, apa salahnya mencoba mandiri, belajar segala sesuatu secara sendiri, tidak bergantung dengan orang lain. Tapi bagaimanapun juga hanya Elly yang ia kenal disini. Dan itu sama saja tidak berarti jika mereka berbeda asrama. Oke, abaikan—saatnya belajar daripada menggalau terus.

Guru di depan sana—Profesor Edward Lee—memberikan pertanyaan apa itu transfigurasi. Andaikata ia boleh berbicara, ia akan mengucapkan kata 'saya-tidak-tahu-sama-sekali, Sir'. Sayangnya, saja ia masih malu-malu. Terdengar bodoh memang, menyadari seorang Elly Emmeline Montgomery yang pada dasarnya asal berbicara tidak bisa mengeluarkan kata-kata dari mulutnya. Oke, perlu digaris bawahi, ia tidak bisa menjawab, bukan tidak bisa berbicara.

Berpikir keras, dan memag tak tahu harus menjawab apa. Barangkali seseorang disebelahnya bisa menjawab? Entahlah. Tanyakan saja.

"Hei, kau tahu apa itu transfigurasi?"

Tadda—pertanyaan bodoh. Great.


Han R. Eisenfold
 Masih tetap di dalam kelas. Jujur saja, Han mulai merasa kehidupannya di kastil itu tidak jauh berbeda untuk persoalan kelas, belajar-mengajar, dan penilaian. Ia belum bisa mempraktekkan sihir-sihir seperti dalam bayangannya, misalnya melemparkan api atau menghilang. Dan untuk hari ini, transfigurasi. Han tidak terlalu bersemangat, bukan karena pelajarannya, tapi karena kekecewaan bertubi-tubi yang ia alami selama menjalani pendidikan di kastil itu. Tampaknya mempelajari sihir tidak bisa langsung sebuah sihir yang hebat, tapi dimulai dari sihir-sihir kecil terlebih dahulu.

Pengajarnya—Professor Edward Lee—adalah salah satu pengajar yang juga berpara Asia. Ia memberi kata sambutan, melemparkan sebuah tantangan bagi para murid untuk menyumbangkan pendapatnya mengenai ilmu transfigurasi berdasarkan buku dengan asas penyamarataan bagi seluruhnya tak terkecuali para muggle.

Muggle—

Seorang anak laki-laki mengangkat tangannya tinggi-tinggi, kemudian menyerocos menumpahkan isi dalam otaknya mengenai ilmu transfigurasi. Perubahan suatu benda menjadi benda yang lain. Begitu katanya. Tapi daripada membahas tentang transfigurasi, Han lebih tertarik untuk mengetahui perbedaan apa yang terjadi—seperti yang dengan ambigu disebutkan professor tadi—antara para muggle yang menjadi penyihir dengan para penyihir asli.

Menyanggahkan kepalanya di telapak tangan kanan di atas meja, Han masih terus memandang ke depan kelas, menatap professor yang masih mencari jawaban dari para muridnya. Sementara itu Han juga disibukkan oleh pikirannya sendiri sampai seorang anak perempuan yang duduk di sebelahnya kemudian berbicara.

"Hei, kau tahu apa itu transfigurasi?"

Han menoleh menghadapi lawan bicaranya. Anak perempuan itu satu asrama dengannya. Seingat Han, entah dapat dari mana, namanya Montgomery.

“Seperti yang dikatakan olehnya. Tapi menurutku bukan benda, lebih tepatnya sebuah objek. Trans berarti perpindahan atau perubahan, sedangkan figurasi dari kata figure adalah bentuk”, Han menjawab dengan asal menurut logikanya saja, jelas bukan diambil dari buku manapun. Tapi Han bukan tipikal orang yang akan mengacungkan tangan dan memberi jawaban pada pengajar yang ada di depan kelas, menurutnya, itu seperti mencari perhatian supaya tampak menonjol dibanding yang lain. Kalau anak perempuan, hal ini wajar, tapi bagi anak laki-laki, seperti yang dilakukan anak asrama Parthian barusan, Han merasa agak lucu.

“Kau mau menambah poin asrama? Sebutkan saja yang kubilang barusan. Meskipun hanya meralat kalimat anak laki-laki itu, setidaknya kau ikut berkontribusi. Seharusnya professor itu juga menambah poin asrama kita”, Han menyeringai. Bukan licik, tapi cerdas. Baru kali ini ia merasa otaknya tidak kosong melompong.

“Ngomong-ngomong, kau tahu apa yang membedakan muggle dengan penyihir? Maksudku, tadi professor Lee bilang ia akan menyamaratakan semua siswanya, termasuk para muggle”.

Elly E. Montgomery
Menarik napas pendek, merasa grogi ketika bertanya pada sosok pemuda yang duduk di sebelah Elly. Pemuda itu beralih padanya, menatapnya—seakan-akan menjawab pertanyaan dari gadis bermarga Montgomery tersebut.

"Seperti yang dikatakan olehnya. Tapi menurutku bukan benda, lebih tepatnya sebuah objek. Trans berarti perpindahan atau perubahan, sedangkan figurasi dari kata figure adalah bentuk."

Pemuda itu menjawab pertanyaan Elly dengan sempurna. Dilihat dari cara bicaranya sepertinya ia berasal dari asrama yang sama dengan asramanya—Carnegies.

Elly hanya mengangguk sambil tersenyum. Oh, jadi itu yang namanya transfigurasi. Elly baru mengerti sekarang. Bodoh sekali.

"Kau mau menambah poin asrama? Sebutkan saja yang kubilang barusan. Meskipun hanya meralat kalimat anak laki-laki itu, setidaknya kau ikut berkontribusi. Seharusnya professor itu juga menambah poin asrama kita." Pemuda tadi melanjutkan kata-katanya. Tersenyum menyeringai, seperti mengintruksi Elly untuk melakukan apa yang diperintahkan olehnya. Sebenarnya Elly mau melakukan itu. Tapi sepertinya itu tindakan bodoh. Yeah, Elly 'kan memang tidak tahu. Itu sama saja curang.

"Sebaiknya kau saja yang mengangkat tangan." Elly mulai berbicara. "Yeah, seperti katamu tadi, poin asrama kita bisa bertambah. Aku tak mungkin mengkopi jawabanmu tadi." Dan tersenyum. Setidaknya memang itu maksud Elly.

Tiba-tiba pemuda itu berbicara kembali. Begiliran tanya, apa hal yang membedakan antara muggle dengan penyihir. "Menurutku, perbedaan mendasar antara muggle dan penyhir itu sangat mudah. Penyihir tentu mempunyai kekuatan sihir dan muggle adalah manusia yang tidak bisa mengeluarkan sihir, dan biasanya penyakit muggle lebih mudah di sembuhkan namun umur muggle akan meninggal dengan umur yang tidak beratusan tahun, tapi para penyihir biasanya mendapat berbagai penyakit berat tapi umur penyihir biasanya lebih panjang." Elly menjawab panjang lebar sambil mengangkat bahunya. Ia hanya tahu itu saja. Mudah-mudahan saja pemuda tadi mengerti.

"Yeah, hanya itu yang kutahu."

Nah, tertarik? Ayo join! :)

 
;